Thursday, January 12, 2017

pengalaman mengikuti ujian algoritma pemograman

Saat berada dalam kelas - Photo Taken by www.teachingskills.org


Saat hari rabu jam 8:30 tepatnya tanggal 4 januari 2017 sesuatu yang sulit kembali terjadi. Sebuah mata kuliah algoritma pemograman kembali menggetarkan ruangan yang saat kami masuki dengan senyuman dan saat kami keluar dengan kesediah. Mungkin hanya beberapa orang yang mendapatkan hasil yang bisa dibanggakan, tapi tak ada yang bisa saya banggakan dari algoritma tersebut.

Setelah melihat nilai sementara, sepertinya nasib buruk kembali datang kepada ku. Dosen pemimbing yang mengajar kami sangat ketat dengan peraturan dan tak ada yang namanya nilai tambahan kecuali dari hasil jerit payah diri sendiri.

Saat ujian sedang berlangsung hanya beberapa soal saja yang bisa saya jawab tapi tak semua soal mudah bagi saya, saya mencoba untuk menggerakkan pena saya, saya lihat ke kiri dan ke kanan juga banyak kawan-kawan yang kebingungan. Tak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari dengan mata kuliah ini. Harapan mungkin juga sangat tipis jika menghadapi dengan mata kuliah ini, yang memerlukan skill logika yang amat besar dana pemikiran yang luas.


Apa yang akan terjadi dikemudian hari tak ada yang tahu kecuali Pencipta dunia ini. Entah apa yang terjadi tak ada yang tahu. Selepas saya mengetahui nilai sementara tersebut muka saya yang awalnya memiliki senyum senyum yang iklhlas kemudian berganti dengan senyuman yang seharusnya tak ditujukkan. Saya sangat ingin untuk menyelesaikan masalah ini dengan keadaan yang baik dan memuaskan. Semoga saja mendapatkan manfaat yang lebih baik dari pada yang ini bagi kawan kawan semua. 

akmal

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.

4 comments:

  1. Semangat ya admin semoga kedepan nya mendapatkan yang memuaskan dan jangan pantang menyerah ya min.. doa bek tuwo

    ReplyDelete
  2. yaya tes reboh ju bate2 inan...
    betenang tes mandumnya kana yang ato yang penteng doa bek kendo...

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf gan. bisa bahasa indonesia gak ? saya gak paham bahasa daerah

      Delete

 

Copyright @ 2015